Teka teki Einstein

May 11th, 2007 by nugieuy
Teka teki ini tidak mengandung trick, hanya murni logika.Semoga Anda beruntung, dan jangan cepat menyerah!Ada 5 buah rumah yang masing-masing memiliki warna berbeda. Setiap rumah dihuni satu orang pria dengan kebangsaan yang berbeda-beda.Setiap penghuni menyukai satu jenis minuman terntentu, merokok satu merk rokok tertentu dan memelihara satu jenis hewan tertentu.Tidak ada satupun dari kelima orang tersebut yang minum Minuman yang sama,merokok merk rokok yang sama dan memelihara hewan yang sama seperti penghuni yang lain.

Pertanyaannya : Siapakah yang memelihara IKAN?                   Petunjuk:Orang Inggris tinggal di dalam rumah berwarna merah.Orang Swedia memelihara anjing.Orang Denmark senang minum teh.Rumah berwarna hijau terletak tepat di sebelah kiri rumah berwarna putih.Penghuni rumah berwarna hijau senang minum kopi.Orang yang merokok PallMall memelihara burung.Penghuni rumah yang terletak di tengah-tengah senang minum susu.Penghuni rumah berwarna kuning merokok Dunhill.Orang Norwegia tinggal di rumah paling pertama.Orang yang merokok Marlboro tinggal di sebelah orang yang memelihara kucing.Orang yang memelihara kuda tinggal di sebelah orang yang merokok Dunhill.Orang yang merokok Winfield senang minum bir.Di sebelah rumah berwarna biru tinggal orang Norwegia.Orang Jerman merokok Rothmans.Orang yang merokok Marlboro bertetangga dengan orang yang minum air.

Albert Einstein menyusun teka teki ini pada abad yang lalu.Dia menyatakan, 98% penduduk didunia tidak mampu memecahkan teka teki ini. Apakah anda termasuk yang 2% ?

Kanker tidak lagi mematikan

January 25th, 2007 by nugieuy

Untuk yang membutuhkan, sepertinya ini jalan keluar
bagi penderita kanker.

Kanker tidak lagi mematikan.
Para penderita kanker di Indonesia dapat
memiliki harapan hidup yang lebih lama dengan ditemukannya tanaman
"keladi tikus" (Typhonium Flagelliforme/Rodent Tuber) sebagai tanaman
obat yang dapat menghentikan dan mengobati berbagai penyakit kanker dan
berbagai penyakit berat lain.

Tanaman sejenis talas dengan tinggi maksimal 25 sampai 30 sentimeter ini
hanya tumbuh di semak yang tidak terkena sinar matahari langsung.
"Tanaman ini sangat banyak ditemukan di Pulau Jawa," kata Drs.Patoppoi
Pasau, orang pertama yang menemukan tanaman itu di Indonesia. Tanaman
obat ini telah diteliti sejak tahun 1995 oleh Prof Dr Chris K.H. Teo,Dip
Agric (M), BSc Agric (Hons)(M), MS, PhD dari Universiti Sains Malaysia
dan juga pendiri Cancer Care Penang, Malaysia. Lembaga perawatan kanker
yang didirikan tahun 1995 itu telah membantu ribuan pasien dari
Malaysia, Amerika, Inggris, Australia, Selandia Baru, Singapura, dan
berbagai negara di dunia.

Di Indonesia, tanaman ini pertama ditemukan oleh Patoppoi di
Pekalongan,Jawa Tengah.

Ketika itu, istri Patoppoi mengidap kanker
payudara stadium III dan harus dioperasi 14 Januari 1998. Setelah kanker
ganas tersebut diangkat melalui operasi, istri Patoppoi harus menjalani
kemoterapi (suntikan kimia untuk membunuh sel, Red) untuk menghentikan
penyebaran sel-sel kanker tersebut. "Sebelum menjalani kemoterapi,dokter
mengatakan agar kami menyiapkan wig (rambut palsu) karena kemoterapi
akan mengakibatkan kerontokan rambut, selain kerusakan kulit dan
hilangnya nafsu makan," jelas Patoppoi.

Selama mendampingi istrinya menjalani kemoterapi, Patoppoi terus
berusaha mencari pengobatan alternatif sampai akhirnya dia mendapatkan
informasi mengenai penggunaan teh Lin Qi di Malaysia untuk mengobati
kanker. "Saat itu juga saya langsung terbang ke Malaysia untuk membeli
teh tersebut," ujar Patoppoi yang juga ahli biologi. Ketika sedang
berada di sebuah toko obat di Malaysia, secara tidak sengaja dia melihat
dan membaca buku mengenai pengobatan kanker yang berjudul Cancer, Yet
They Live karangan Dr Chris K.H. Teo terbitan 1996. "Setelah saya baca
sekilas, langsung saja saya beli buku tersebut. Begitu menemukan buku
itu, saya malah tidak Jadi membeli teh Lin Qi, tapi langsung pulang ke
Indonesia, " kenang Patoppoi sambil tersenyum. Di buku itulah Patoppoi
membaca khasiat typhonium flagelliforme itu. Berdasarkan pengetahuannya
di bidang biologi, pensiunan pejabat Departemen Pertanian ini langsung
menyelidiki dan mencari tanaman tersebut. Setelah menghubungi beberapa
koleganya di berbagai tempat, familinya di Pekalongan Jawa Tengah, balas
menghubunginya. Ternyata, mereka menemukan tanaman itu di sana. Setelah
mendapatkan tanaman tersebut dan mempelajarinya lagi, Patoppoi
menghubungi Dr. Teo di Malaysia untuk menanyakan kebenaran tanaman yang
ditemukannya itu. Selang beberapa hari, Dr Teo menghubungi Patoppoi dan
menjelaskan bahwa tanaman tersebut memang benar Rodent Tuber. "Dr Teo
mengatakan agar tidak ragu lagi untuk menggunakannya sebagai obat,"
lanjut Patoppoi.

Akhirnya, dengan tekad bulat dan do’a untuk kesembuhan, Patoppoi mulai
memproses tanaman tersebut sesuai dengan langkah-langkah pada buku
tersebut untuk diminum sebagai obat. Kemudian Patoppoi menghubungi
putranya, Boni Patoppoi di Buduran, Sidoarjo untuk ikut mencarikan
tanaman tersebut. "Setelah melihat ciri-ciri tanaman tersebut, saya
mulai mencari di pinggir sungai depan rumah dan langsung saya dapatkan
tanaman tersebut tumbuh liar di pinggir sungai," kata Boni yang
mendampingi ayahnya saat itu. Selama mengkonsumsi sari tanaman tersebut,
isteri Patoppoi mengalami penurunan efek samping kemoterapi yang
dijalaninya. Rambutnya berhenti rontok, kulitnya tidak rusak dan
mual-mual hilang. "Bahkan nafsu makan ibu saya pun kembali normal,"
lanjut Boni. Setelah tiga bulan meminum obat tersebut, isteri Patoppoi
menjalani pemeriksaan kankernya. "Hasil pemeriksaan negatif, dan itu
sungguh mengejutkan kami dan dokter-dokter di Jakarta," kata Patoppoi.
Para dokter itu kemudian menanyakan kepada Patoppoi, apa yang diberikan
pada isterinya. "Malah mereka ragu, apakah mereka telah salah memberikan
dosis kemoterapi kepada kami," lanjut Patoppoi. Setelah diterangkan
mengenai kisah tanaman Rodent Tuber, para dokter pun mendukung
Pengobatan tersebut dan menyarankan agar mengembangkannya. Apalagi
melihat keadaan isterinya yang tidak mengalami efek samping kemoterapi
yang sangat keras tersebut. Dan pemeriksaan yang seharusnya tiga bulan
sekali diundur menjadi enam bulan sekali."Tetapi karena sesuatu hal,
para dokter tersebut tidak mau mendukung secara terang-terangan
penggunaan tanaman sebagai pengobatan alternatif," sambung Boni sambil
tertawa.

Setelah beberapa lama tidak berhubungan, berdasarkan peningkatan keadaan
isterinya, pada bulan April 1998, Patoppoi kemudian menghubungi Dr.Teo
melalui fax untuk menginformasikan bahwa tanaman tersebut banyak
terdapat di Jawa dan mengajak Dr. Teo untuk menyebarkan penggunaan
tanaman ini di Indonesia. Kemudian Dr. Teo langsung membalas fax kami,
tetapi mereka tidak tahu apa yang harus mereka perbuat, karena jarak
yang jauh," sambung Patoppoi. Meskipun Patoppoi mengusulkan agar buku
mereka diterjemahkan dalam bahasa Indonesia dan disebar-luaskan di
Indonesia, Dr. Teo menganjurkan agar kedua belah pihak bekerja sama dan
berkonsentrasi dalam usaha nyata membantu penderita kanker di Indonesia.

Kemudian, pada akhir Januari 2000 saat Jawa Pos mengulas habis mengenai
meninggalnya Wing Wiryanto, salah satu wartawan handal Jawa Pos,
Patoppoi sempat tercengang. Data-data rinci mengenai gejala,
penderitaan, pengobatan yang diulas di Jawa Pos, ternyata sama dengan
salah satu pengalaman pengobatan penderita kanker usus yang dijelaskan
di buku tersebut. Dan eksperimen pengobatan tersebut berhasil
menyembuhkan pasien tersebut. "Lalu saya langsung menulis di kolom
Pembaca Menulis di Jawa Pos," ujar Boni. Dan tanggapan yang diterimanya
benar-benar diluar dugaan. Dalam sehari, bisa sekitar 30 telepon yang
masuk. "Sampai saat ini, sudah ada sekitar 300 orang yang datang ke
sini," lanjut Boni yang beralamat di Jl. KH. Khamdani, Buduran Sidoarjo.
Pasien pertama yang berhasil adalah penderita Kanker Mulut Rahim stadium
dini. Setelah diperiksa, dokter mengatakan harus dioperasi. Tetapi
karena belum memiliki biaya dan sambil menunggu rumahnya laku dijual
untuk biaya operasi, mereka datang setelah membaca Jawa Pos. Setelah
diberi tanaman dan cara meminumnya, tidak lama kemudian pasien tersebut
datang lagi dan melaporkan bahwa dia tidak perlu dioperasi, karena hasil
pemeriksaan mengatakan negatif. Berdasarkan animo masyarakat sekitar
yang sangat tinggi, Patoppoi berusaha untuk menemui Dr. Teo secara
langsung. Atas bantuan Direktur Jenderal Pengawasan Obat dan Makanan
Departemen Kesehatan, Sampurno, Patoppoi dapat menemui Dr. Teo di
Penang, Malaysia. Di kantor Pusat Cancer Care Penang, Malaysia, Patoppoi
mendapat penerangan lebih lanjut mengenai riset tanaman yang saat
ditemukan memiliki nama Indonesia. Ternyata saat Patoppoi mendapat buku
"Cancer, Yet They Live" edisi revisi tahun 1999, fax yang dikirimnya di
masukkan dalam buku tersebut, serta pengalaman isterinya dalam usahanya
berperang melawan kanker. Dari pembicaraan mereka, Dr. Teo merekomendasi
agar Patoppoi mendirikan perwakilan Cancer Care di Jakarta dan Surabaya.
Maka secara resmi, Patoppoi dan putranya diangkat sebagai perwakilan
lembaga sosial Cancer Care Indonesia, yang juga disebutkan dalam buletin
bulanan Cancer Care, yaitu di Jl. Kayu Putih 4 No. 5, Jakarta, telp.
021-4894745, dan di Buduran, Sidoarjo.

Cancer Care Malaysia telah mengembangkan bentuk pengobatan tersebut
secara lebih canggih. Mereka telah memproduksi ekstrak Keladi Tikus
dalam bentuk pil dan teh bubuk yang dikombinasikan dengan berbagai
tananaman lainnya dengan dosis tertentu. "Dosis yang diperlukan
tergantung penyakit yang diderita," kata Boni. Untuk mendapatkan obat
tersebut, penderita harus mengisi formulir yang menanyakan keadaan dan
gejala penderita dan akan dikirimkan melalui fax ke Dr. Teo. "Formulir
tersebut dapat diisi disini, dan akan kami fax-kan. Kemudian Dr. Teo
sendiri yang akan mengirimkan resep sekaligus obatnya, dengan harga
langsung dari Malaysia, sekitar 40-60 Ringgit Malaysia," lanjut Boni.
"Jadi pasien hanya membayar biaya fax dan obat, kami tidak menarik
keuntungan, malahan untuk yang kurang mampu, Dr.Teo bisa memberikan
perpanjangan waktu pembayaran." tambahnya. Sebenarnya pengobatan ini
juga didukung dan sedang dicoba oleh salah satu dokter senior di
Surabaya, pada pasiennya yang mengidap kanker ginjal. Ada dua pasien
yang sedang dirawat dokter yang pernah menjabat sebagai direktur salah
satu rumah sakit terbesar di Surabaya ini. Pasien pertama yang mengidap
kanker rahim tidak sempat diberi pengobatan dengan keladi tikus, karena
telah ditangani oleh rekan-rekan dokter yang telah memiliki reputasi.
Setelah menjalani kemoterapi dan radiologi, pasien tersebut mengalami
kerontokan rambut, kulit rusak dan gatal, dan selalu muntah. Tetapi pada
pasien kedua yang mengidap kanker ginjal, dokter ini menanganinya
sendiri dan juga memberikan pil keladi tikus untuk membantu proses
penyembuhan kemoterapi. Pada pasien kedua ini, tidak ditemui berbagai
efek yang dialami penderita pertama, bahkan pasien tersebut kelihatan
normal. Tetapi dokter ini menolak untuk diekspos karena menurutnya,
pengobatan ini belum resmi diteliti di Indonesia. Menurutnya, jika
rekan-rekannya mengetahui bahwa dia memakai pengobatan alternatif,
mereka akan memberikan predikat sebagai "ter-kun" atau dokter-dukun.
"Disinilah gap yang terbuka antara pengobatan konvensional dan modern,"
kata dokter tersebut. Banyak hal menarik yang dialami Boni selama
menerima dan memberikan bantuan kepada berbagai pasien. Bahkan ada
pecandu berat putaw dan sabu-sabu di Surabaya, yang pada akhirnya
pecandu tersebut mendapat kanker paru-paru. Setelah mendapat vonis
kanker paru-paru stadium III, pasien tersebut mengkonsumsi pil dan teh
dari Cancer Care. Hasilnya cukup mengejutkan, karena ternyata obat
tersebut dapat mengeluarkan racun narkoba dari peredaran darah penderita
dan mengatasi ketergantungan pada narkoba tersebut. "Tapi, jika pecandu
sudah bisa menetralisir racun dengan keladi tikus, dia tidak boleh
memakai narkoba lagi, karena pasti akan timbul resistensi. Jadi jangan
seperti kebo, habis mandi berkubang lagi," sambung Boni sambil tertawa.
Juga ada pengalaman pasien yang meraung-raung kesakitan akibat serangan
kanker yang menggerogotinya, karena obat penawar rasa sakit sudah tidak
mempan lagi. Setelah diberi minum sari keladi tikus, beberapa saat
kemudian pasien tersebut tenang dan tidak lagi merasa kesakitan. Menurut
data Cancer Care Malaysia, berbagai penyakit yang telah disembuhkan
adalah berbagai kanker dan penyakit berat seperti kanker payudara,
paru-paru, usus besar-rectum, liver, prostat, ginjal, leher rahim,
tenggorokan, tulang, otak, limpa, leukemia, empedu, pankreas, dan
hepatitis. Jadi diharapkan agar hasil penelitian yang menghabiskan
milyaran Ringgit Malaysia selama 5 tahun dapat benar-benar berguna bagi
dunia kesehatan.

Bagi teman-teman yang memerlukan informasi lebih lanjut sehubungan
dengan artikel "Obat Kanker" bisa menghubungi perwakilan lembaga sosial
"Cancer Care Indonesia" beralamat di Jl. Kayu Putih 4 no. 5 Jakarta,

telp : 021-4894745/54

Ayat Kursi

January 23rd, 2007 by nugieuy

Dlm sebuah hadis, Ada menyebut perihal syaitan yg duduk diatas pintu rumah.
Tugasnya ialah untuk menanam keraguan di hati suami terhadap kesetiaan isteri di rumah dan keraguan dihati isteri terhadap kejujuran suami di luar rumah.
Sebab itulah Rasulullah tidak akan masuk rumah sehinggalah Baginda mendengar jawaban salam daripada isterinya.
Disaat itu syaitan akan lari bersama-sama dengan salam itu.

Hikmat Ayat Al-Kursi mengikut Hadis-hadis:

  1. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi apabila berbaring di tempat tidurnya, Allah SWT mewakilkan dua orang Malaikat memeliharanya hingga subuh.

  2. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir setiap sembahyang Fardhu, dia akan berada dlm lindungan Allah SWT hingga sembahyang yang lain.
  3. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap sembahyang,tidak menegah akan dia daripada masuk syurga kecuali maut Dan barang siapa membacanya ketika hendak tidur, Allah SWT memelihara akan dia ke atas rumahnya, rumah jirannya Dan ahli rumah-rumah disekitarnya.
  4. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir tiap2 sembahyang fardhu, Allah SWT
    Menganugerahkan dia setiap hati orang yg bersyukur,setiap perbuatan orang yg benar,pahala nabi2 serta Allah melimpahkan padanya rahmat.

  5. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi sebelum keluar rumahnya, maka Allah SWT mengutuskan 70,000 Malaikat kepadanya - mereka semua memohon keampunan Dan mendoakan baginya.
  6. Barang siapa membaca ayat Al-Kursi di akhir sembahyang Allah SWT akan mengendalikan
    Pengambilan rohnya Dan dia adalah seperti orang yang berperang bersama Nabi Allah sehingga mati syahid.

  7. Barang siapa yang membaca ayat Al-Kursi ketika dalam kesempitan nescaya Allah SWT berkenan memberi pertolongan kepadanya.

Dari Abdullah bin ‘Amr r.a., Rasulullah S.A.W. Bersabda, "Sampaikanlah pesanku biarpun satu ayat…"

Arti Politik

January 23rd, 2007 by nugieuy

Seorang murid sekolah dasar mendapat
pekerjaan rumah dari gurunya
untuk menjelaskan arti kata POLITIK. Karena
belum memahaminya, ia
kemudian bertanya pada ayahnya.

Sang Ayah yang
menginginkan si anak dapat berpikir secara kreatif
kemudian memberikan
penjelasan, "Baiklah nak, ayah akan mencoba
menjelaskan denga perumpamaan,
misalkan Ayahmu adalah orang yang
bekerja untuk menghidupi keluarga, jadi
kita sebut ayah adalah
investor. Ibumu adalah pengatur keuangan, jadi kita
menyebutnya
pemerintah. Kami disini memperhatikan kebutuhan-kebutuhan mu,
jadi
kita menyebut engkau rakyat. Pembantu, kita masukkan dia ke
dalam
kelas pekerja, dan adikmu yang masih balita, kita menyebutnya
masa
depan. Sekarang pikirkan hal itu dan lihat apakah penjelasan ayah
ini
bisa kau pahami?"

Si anak kemudian pergi ke tempat tidur sambil
memikirkan apa yang
dikatakan ayahnya. Pada tengah malam, anak itu terbangun
karena
mendengar adik bayinya menangis. Ia melihat adik bayinya
mengompol.
Lalu ia menuju kamar tidur orang tuanya dan mendapatkan
ibunya
sedang tidur nyenyak.

Karena tidak ingin membangunkan ibunya,
maka ia pergi ke kamar
pembantu. Karena pintu terkunci, maka ia kemudian
mengintip melalui
lubang kunci dan melihat ayahnya berada di tempat tidur
bersama
pembantunya.

Akhirnya ia menyerah dan kembali ke tempat tidur,
sambil berkata
dalam hati bahwa ia sudah mengerti arti POLITIK.

Pagi
harinya, sebelum berangkat ke sekolah ia mengerjakan tugas yang
diberikan
oleh gurunya dan menulis pada buku tugasnya: ‘Politik
adalah hal dimana para
Investor meniduri kelas Pekerja, sedangkan
Pemerintah tertidur lelap, Rakyat
diabaikan dan Masa Depan berada
dalam kondisi yang menyedihkan. "

menunggu iPhone

January 22nd, 2007 by nugieuy

Iphone
Cool stuff!!
liat di http://www.apple.com/iPhone ..
katanya baru masuk indonesia tahun 2008 
mauuuuu….. dibeliin :-p

Met Taon Baru..

January 20th, 2007 by nugieuy

Hari ini Tahun Baru 1428 Hijriyah.. Whew ga kerasa ya.. tambah tua :-p banyak yang udah terjadi.. banyak yang manis banyak juga yang pait.. life goes on.. masih harus banyak belajar! semangat! semangat!  Selamat Tahun Baru..

Back Online…

January 20th, 2007 by nugieuy

Ga kerasa udah setaon lebih ga buka2 friendster… padahal tiap hari online lho.. hope all my friend not forget me.. I’m back online now!! so see you next year :-p

Hati-hati klo mo duduk di tempat umum …

September 15th, 2005 by nugieuy

Dear Friends,
Kawan kawan sekalian,

Kindly take a couple of minutes to go thru this mail. If useful may advise others also …. Please pass this on to others This happened

Mohon luangkan sedikit waktu anda terhadap mail ini , jika perlu untuk nasihat kepada yang lain …. mohon forward ke kawan2 lain
in Paris recently and may happen elsewhere also.
karena hal ini terjadi di PARIS , FRANCH baru baru ini dan kemungkinan terjadi di manapun di Dunia ini.

A few weeks ago, in a movie theatre, a person felt something poking from her seat. When she got up to see what it was, she found
beberapa minggu yang lalu , dalam sebuah teater Film, seseorang merasa ada yang menusuk di bagian bawah tempat duduknya,
ketika dia berdiri dari tempat duduk nya , dia menemukan sebuah jarum melekat pada tempat duduk nya denga adanya catatan yang
a needle sticking out of the seat with a note attached saying "You have just been infected by HIV".
bertuliskan " kamu baru saja ter-infeksi HIV"
The Disease Control Center (in Paris) reports many similar events in many other cities recently. All tested needles were HIV
Kantor Pusat pengawasan  penyakit (di PARIS) melaporkan banyaknya peristiwa serupa di beberapa kota akhir akhir ini , semua jarum
Positive.
yang menjadi media di kejadian tsb , telah di test dan dinyatakan ada VIRUS HIV POSITIF.

The Center also reports that needles have been found in cash dispensers at public banking machines. We ask everyone to use
Kantor tsb juga melaporkan bahwa jarum ter-infeksi HIV serupa juga ditemukan di kotak pengambi uang di MESIN ATM bank,
extreme caution when faced with this kind of situation. All public chairs/seats should be inspected with vigilance and caution
di sarankan pula pada para pengguna mesin ATM untuk "SANGAT WASPADA" ketika menghadapi situasi seperti ini.
before use. A careful visual inspection should be enough. In addition, they ask that each of you pass this message along to all
semua BANGKU / TEMPAT DUDUK umum harus di PERIKSA dengan TELITI sebelum di gunakan. PEMERIKSAAN secara VISUAL
dengan penuh ke-TELITIAN & KEHATI-HATIAN sangat perlu di butuhkan dengan kecukupannya,  mohon forward kepada anggota
members of your family and your friends of the potential danger.
keluarga anda serta kepada semua rekan akan potensi bahaya hal ini.
Recently, one doctor has narrated a somewhat similar instance that happened to one of his patients at the Priya Cinema in Delhi. A
Saat ini , seorang Dokter menyatakan sebagaimana kejadian serupa menimpa salah satu pasiennya yang terkena hal ini di
Bioskop PRIYA Cinema , New Delhi , India.
young girl, engaged and about to be married in a couple of months, was pricked while the movie was going on. The tag with the
seorang gadis muda yang berencana akan menikah beberapa bulan lagi , terkena tusukan duri saat Film berlangsung, ada sebuah
needle had the message " Welcome to the World of HIV family". Though the doctors told her family that it takes about 6 months
catatan yang berbunyi "Selamat Datang di Dunia Keluarga penderita HIV" . Dijelaskan pula oleh sang Dokter kepada keluarga gadis
before the virus grows strong
tersebut bahwa memerlukan ± 6 bulan untuk VIRUS tersebar di tubuh gadis itu menjadi cukup kuat untuk mulai merusak Jaringan
enough to start damaging the system and a healthy victim could survive about 5-6 years, the girl died in 4 months, perhaps more
system & kekebalan tubuh korban dan sang korban cukup bisa bertahan selama 5~6 tahun , tetapi si Gadis korban tsb, meninggal
because of the "Shock thought". We all have to be careful at public places, rest God help!
di 4 bulan setelah tertusuk jarum tersebut mungkin karena "SHOCK BERAT". Mulai saat ini KITA HARUS lebih berhati-hati
dan WASPADA di tempat umum.
Just think about saving a life by forwarding this message. Please, take a few seconds of your time to pass along.
Mulailah berfikir untuk menyelamatkan sebuah JIWA dengan men-Forward pesan ini, mohon luangkan sedikit waktu anda untuk ini.

With Regards,
S. Dinesh Gopinath,
I.A.S, Director of Medical & Research Div, Chennai.

Rather than forwarding irrelevant mails, kindly pass this to every one. Probably ur mail can help some save his/her life.

NEGARA DALAM KEADAAN GENTING !!!!

September 8th, 2005 by nugieuy

Dear All,

Bagi teman2 sebangsa dan setanah air serta seperjaungan di milis ini.
Tolong baca dengan seksama  berita ini, karena ini merupakan berita
terkini
yang menyangkut  kelangsungan kehidupan Negara kita Indonesia. Tidak
menutup
kemungkinan,  kejadian seperti saat G/30-S PKI terulang lagi.
Silahkan baca dengan seksama :

PENTING! Gawat
—————————-
Mungkin masyarakat tidak menyadari, bahwa tadi malam (07/09) telah terjadi negosasi politik tingkat tinggi yang bisa saja menimbulkan peperangan di kalangan elit politik dan rakyat banyak.
Informasi ini kami dapat dari pihak yang layak dipercaya, karena bekerja di istana kepresidenan.
Sekitar pukul 00.30 WIB tadi pagi, secara rahasia SBY telah mengutus pejabat kepresidenan untuk menyampaikan pesan ke keluarga Cendana.

Mengingat pentingnya tugas tersebut, pejabat kepresidenan dikawal oleh angkatan bersenjata 1 satuan setingkat kompi (SSK). Sekitar pukul 00.45 WIB utusan tersebut sampai di Cendana dan langsung diterima oleh kuasa hukum Soeharto yang saat itu telah tiba lebih dahulu. Setelah pejabat kepresidenan masuk, pengawal bersenjata langsung menyebar di sekitar rumah Soeharto.

Setelah beberapa saat, pejabat kepresidenan menyampaikan maksud kedatangannya, yaitu Soeharto akan dipanggil SBY. Mendengar penjelasan tersebut, kuasa hukum meminta waktu 15 menit untuk membicarakan hal tersebut dengan Soeharto yang pada saat itu kebetulan belum tidur.

Keadaan menjadi tegang karena waktu telah menunjukkan pukul 01.30 WIB, yang berarti telah 30 menit dari waktu yang diminta oleh kuasa hukum untuk  berbicara dengan Soeharto. Akhirnya pejabat kepresidenan tersebut memerintahkan kepada komandan pengawal untuk melakukan persiapan penyerangan.

Mendengar pengawal telah bersiap untuk bertindak, akhirnya kuasa hukum Soeharto segera keluar dari kamar dimana Soeharto beristirahat.

"Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata kuasa hukum "Ini perintah Presiden, mohon untuk ditaati…!
penjabat kepresidenan tersebut berusaha sabar.

"Pokoknya Soeharto sampai kapanpun tidak mau dipanggil SBY"

Pejabat kepresidenan mulai kehilangan kesabaran, melihat suasana yang memanas, pengawal semakin bersiaga dengan senapan ditodongkan ke kuasa hukum Soeharto.

"Tolong jelaskan, kenapa Soeharto tidak mau dipanggil SBY", kata pejabat kepresidenan tersebut.
Kuasa hukum dengan tenang menjawab, "Seluruh dunia telah tahu bahwa sejak kecil namanya sudah Soeharto, jadi kalau sekarang mau dipanggil SBY ya..jelas tidak mau.

Apa SBY juga mau dipanggil Soeharto …..???????

Hihihi.

Pantulan…

August 30th, 2005 by nugieuy

saya dikasih tahu, warna kuning bukanlah warna
kuning, melainkan hasil pantulan unsur matahari,

saya diberitahu, warna hitam bukanlah hitam,
melainkan ia menyerap semua unsur warna
matahari, tidak mampu memantulkan pendar
warna keindahan sang surya…..

wahai, betapa kecantikan wanita bukanlah ia yang
cantik, melainkan pantulan sang Maha Cantik…

wahai, manusia menyebalkan adalah yang tidak
mampu memantulkan kemahakasihsayangan
sang Maha…,

duhai Allahku…, tiadalah ada yang lain, melainkan
hanya ada Engkau….

"Sebab ketika aku lapar,
Engkau memberi aku makan;
ketika aku haus,
Engkau memberi aku minum;
ketika aku seorang asing,
Engkau memberi aku tumpangan;

ketika aku telanjang,
Engkau memberi aku pakaian;
ketika aku sakit,
Engkau menyembuhkanku……………….